πŸ“ž 0822-1000-1680  |  βœ‰ info@scanmelabs.co.id
Sen–Jum: 07.00–21.00 Β· Sab: 07.00–12.00 WIB
ID EN
Sampel darah di laboratorium klinik
Lab & Diagnostik 02 Jun 2026

Mengenal Pemeriksaan Laboratorium Rutin yang Wajib Dilakukan

Cek lab rutin bukan hanya untuk orang sakit. Ini adalah investasi kesehatan yang membantu mendeteksi masalah sebelum berkembang serius.

dr. Rizal Firmansyah, SpPK
Tim Medis Β· Scanmelabs

Pemeriksaan laboratorium bukan hanya untuk orang yang sedang sakit. Cek lab rutin adalah investasi kesehatan yang membantu Anda memantau kondisi tubuh secara objektif sebelum masalah berkembang menjadi kondisi serius.

Darah Lengkap (Complete Blood Count / CBC)

Pemeriksaan paling dasar yang mengukur tiga komponen utama darah: sel darah merah, sel darah putih, serta trombosit. Membantu mendeteksi anemia, infeksi, gangguan pembekuan darah. Disarankan minimal setahun sekali.

Gula Darah

  • GDP (Gula Darah Puasa): diukur setelah 8ΓÇô10 jam tidak makan. Nilai normal: <100 mg/dL.
  • GDS (Gula Darah Sewaktu): dapat diukur kapan saja. Normal: <200 mg/dL.
  • HbA1c: mencerminkan rata-rata kadar gula darah dalam 3 bulan terakhir. Normal: <5,7%.

Profil Lipid (Panel Kolesterol)

Mengukur kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Penting untuk menilai risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Disarankan setiap tahun untuk usia 20+ atau lebih sering jika ada faktor risiko.

Fungsi Hati (SGOT/SGPT)

Enzim SGOT dan SGPT meningkat saat jaringan hati mengalami kerusakan. Penting bagi yang rutin mengonsumsi obat-obatan atau memiliki riwayat hepatitis.

Fungsi Ginjal (Kreatinin, Ureum)

Mengukur kemampuan ginjal menyaring limbah metabolisme. Gangguan ginjal kronis sering tidak bergejala ΓÇâ itulah mengapa deteksi dini lewat cek lab sangat krusial.

Di Laboratorium Klinik Scanmelabs, semua pemeriksaan di atas tersedia dengan waktu tunggu hasil 2ΓÇô4 jam dan laporan digital via WhatsApp atau email.

← Kembali ke Semua Artikel Buat Janji β†’